Perkuat Sinergi Peduli Lingkungan, Tim Adiwiyata MTsN 2 Malang Laksanakan Penguatan Program di MTsN 3 Malang

Kab. Malang(mtsn2malang) – Sebagai Sekolah Adiwiyata Mandiri, MTsN 2 Malang terus menunjukkan komitmennya dalam menumbuhkan dan memperkuat budaya peduli lingkungan melalui berbagai kegiatan kolaboratif. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan Penguatan Program Adiwiyata yang dilaksanakan di MTsN 3 Malang pada Selasa, 16 Desember 2025. Kegiatan ini bertempat di Aula Ma’had Putri MTsN 3 Malang yang  berlangsung mulai pukul 12.30 WIB hingga selesai.

Dalam kegiatan tersebut, MTsN 2 Malang diwakili oleh Wakil Kepala Madrasah Urusan Kurikulum, Supriyono, serta Ketua Tim Adiwiyata MTsN 2 Malang, Hj. Lilik Maslikhah, bersama tim Adiwiyata lainnya. Kehadiran tim disambut hangat oleh keluarga besar MTsN 3 Malang yang dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, Hj. Warsi. Turut hadir Kepala Tata Usaha, para Wakil Kepala Madrasah bidang Kurikulum, Kesiswaan, Humas, Sarana dan Prasarana, Komite Madrasah, seluruh Tenaga Pendidik dan Kependidikan, Pengasuh Ma’had Putra dan Putri, serta perwakilan siswa dan siswi MTsN 3 Malang.

Dalam sambutannya, Kepala MTsN 3 Malang menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kehadiran Tim Adiwiyata MTsN 2 Malang. Beliau juga memberikan motivasi kepada seluruh warga madrasah untuk bersama-sama menyukseskan Program Adiwiyata. Antusiasme dan semangat terlihat jelas selama kegiatan pendampingan dan diskusi berlangsung, yang diikuti secara aktif hingga akhir acara.

Pada kesempatan tersebut, Hj. Lilik Maslikhah memaparkan secara rinci tahapan, strategi, serta pengalaman MTsN 2 Malang dalam merintis dan mengembangkan Program Adiwiyata. Dijelaskan bahwa perjalanan menuju Sekolah Adiwiyata Mandiri bukanlah proses yang instan. MTsN 2 Malang memulai langkahnya sejak tahun 2016, meraih Adiwiyata tingkat Kabupaten pada 2018, Adiwiyata Provinsi pada 2020, Adiwiyata Nasional pada 2022, hingga akhirnya mencapai predikat Adiwiyata Mandiri pada tahun 2024. Semua capaian tersebut merupakan hasil kerja keras, kekompakan tim, serta dukungan penuh seluruh warga madrasah. Beliau juga menjelaskan tahapan-tahapan apa yang harus dilakukan dalam merancang sekolah adiwiyata. Dengan potensi yang dimiliki MTsN 3 Malang, optimisme pun tumbuh bahwa madrasah ini dapat segera menyusul menjadi Sekolah Adiwiyata yang membanggakan.

Kegiatan penguatan ini menjadi wadah kolaboratif antar dua madrasah dalam berbagi praktik baik, strategi, serta inovasi pengelolaan lingkungan sekolah yang berkelanjutan. Diskusi dan peninjauan langsung dilakukan terkait pengelolaan sampah, pemanfaatan ruang terbuka hijau, penguatan bank sampah, serta integrasi nilai-nilai Adiwiyata dalam pembelajaran dan budaya madrasah. Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat peran seluruh warga madrasah sebagai agen perubahan dalam menjaga dan melestarikan lingkungan hidup.

Lebih dari sekadar penataan fisik lingkungan, Program Adiwiyata juga menitikberatkan pada pembentukan karakter peserta didik agar memiliki kepedulian, tanggung jawab, dan kesadaran ekologis sejak dini. Dengan semangat kolaborasi dan kebersamaan, MTsN 2 Malang dan MTsN 3 Malang berkomitmen untuk terus mengembangkan madrasah yang hijau, bersih, sehat, serta berwawasan lingkungan secara berkelanjutan demi masa depan yang lebih baik. (ESA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *