MTsN 2 Malang Hadiri Penyerahan Papan Nama Bank Sampah dari PT Unilever, Perkuat Komitmen Sekolah Adiwiyata Mandiri

Kab. Malang(mtsn2malang) – MTs Negeri 2 Malang kembali menunjukkan komitmennya sebagai Sekolah Adiwiyata Mandiri dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup. Pada Selasa, 2 Desember 2025, MTsN 2 Malang menghadiri undangan kegiatan penyerahan papan nama bank sampah yang diselenggarakan di EJSC Bakorwil Malang. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara PT Unilever Indonesia, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang, serta SPEKTRA, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengelolaan sampah berkelanjutan.

Acara tersebut dihadiri oleh Bank sampah, Sekolah, Pesantren, TPS3R dan Waste Vendor se Malang Raya. Kehadiran MTsN 2 Malang dalam kegiatan ini menegaskan peran aktif madrasah dalam mengembangkan budaya peduli lingkungan, khususnya melalui pengelolaan sampah yang terstruktur, edukatif, dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, perwakilan PT Unilever Indonesia menyampaikan pentingnya kesadaran kolektif dalam menjaga bumi melalui gerakan save earth, dimulai dari langkah sederhana seperti memilah dan mengelola sampah dengan baik. Pengelolaan sampah, menurutnya, bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif sekolah, komunitas, dan generasi muda sebagai agen perubahan lingkungan.

Kegiatan semakin bermakna dengan hadirnya Ibu Yanti, Founder PELANUSA, yang memaparkan materi inspiratif tentang Business Model Canvas (BMC). Materi ini memberikan wawasan baru kepada peserta bahwa pengelolaan bank sampah tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga memiliki potensi ekonomi dan sosial jika dikelola dengan konsep yang tepat, kolaboratif, dan berkelanjutan. Paparan tersebut diharapkan menjadi bekal bagi sekolah dan komunitas untuk maju bersama melalui pengelolaan lingkungan yang inovatif.

Setelah rangkaian acara seremoni penyerahan papan nama bank sampah kepada sekolah, pesantren, dan bank sampah terpilih, kegiatan dilanjutkan dengan workshop kelompok. Pada sesi ini, para peserta berdiskusi dan melakukan refleksi terkait praktik pengelolaan sampah yang telah dijalankan di masing-masing institusi. Hasil refleksi tersebut kemudian dipresentasikan untuk saling berbagi pengalaman dan menjadi inspirasi bagi kelompok lain.

Melalui kegiatan ini, MTsN 2 Malang mendapatkan banyak pembelajaran berharga, baik dalam penguatan program Adiwiyata maupun dalam pengembangan inovasi pengelolaan bank sampah di lingkungan madrasah. Kolaborasi antara dunia pendidikan, dunia usaha, dan pemerintah menjadi kunci penting dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Acara ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas terselenggaranya kegiatan dengan lancar, serta dilanjutkan dengan pembagian goody bag kepada seluruh peserta. Diharapkan, kegiatan ini mampu memperkuat jejaring antar sekolah dan komunitas, sekaligus menumbuhkan semangat bersama untuk terus menjaga bumi demi masa depan generasi mendatang.(ESA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *