Semarak Pondok Ramadhan 1447 H di MTs Negeri 2 Malang : Menguatkan Iman, Menebar Kepedulian

Turen Kab. Malang(mtsn2malang) – Dalam rangka menyemarakkan datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H, MTs Negeri 2 Malang menyelenggarakan kegiatan Pondok Ramadhan yang berlangsung selama beberapa hari dengan berbagai rangkaian kegiatan religius dan sosial. Kegiatan ini dilaksanakan mulai 23 Februari hingga 27 Februari 2026, dan 6 Maret 2026, kegiatan ini melibatkan seluruh siswa, guru, serta karyawan madrasah dalam suasana penuh kekhidmatan dan kebersamaan.

Rangkaian kegiatan Pondok Ramadhan diawali pada 23–24 Februari 2026 dengan penyampaian materi keagamaan di kelas masing-masing. Setiap kelas mendapatkan pemateri yang telah dijadwalkan oleh panitia. Pada hari pertama, kegiatan dimulai dengan shalat dhuha bersama pada pukul 07.00 WIB, dilanjutkan dengan pembukaan resmi Pondok Ramadhan oleh Kepala Madrasah, H. Pono. Setelah pembukaan, para siswa melaksanakan tadarus Al-Qur’an, kemudian mengikuti sesi penyampaian materi keislaman yang disampaikan oleh para guru yang bertugas.

Kepala Madrasah membuka kegiatan Pondok Ramadhan 

Kegiatan tadarus Alqur’an

Materi yang disampaikan dalam Pondok Ramadhan tahun ini sangat beragam dan relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa. Beberapa topik yang menjadi pembahasan antara lain adab dan keutamaan puasa Ramadhan, keutamaan shadaqah di bulan suci Ramadhan, adab menuntut ilmu, puasa dan kesehatan, adab kepada guru dan orang tua, etika di masjid, serta adab dan hikmah silaturahmi. Melalui materi-materi tersebut diharapkan para siswa tidak hanya memahami nilai-nilai ibadah secara teori, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Selama kegiatan berlangsung, semangat berbagi juga menjadi bagian penting dari Pondok Ramadhan. Para guru dan karyawan madrasah turut berpartisipasi dengan mengumpulkan bahan pokok seperti minyak goreng, gula, beras, dan kebutuhan pokok lainnya secara sukarela. Bantuan tersebut nantinya akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan selama bulan Ramadhan.

Materi Pondok Ramadhan di Masjid Bahrul Ulum MTsN 2 Malang

Memasuki hari ketiga hingga kelima (25–27 Februari 2026), kegiatan Pondok Ramadhan dilaksanakan secara klasikal di masjid madrasah dengan sistem bergilir untuk siswa kelas IX, VIII, dan VII. Dengan kegiatan yang dipusatkan di masjid, diharapkan suasana pembelajaran menjadi lebih khusyuk dan menambah kekuatan spiritual para siswa.

Rangkaian kegiatan syiar Ramadhan dari masjid ke masjid

Pada tanggal yang sama, madrasah juga melaksanakan kegiatan Syiar Ramadhan, yaitu tadarus keliling dari masjid ke masjid yang dilanjutkan dengan pembagian paket sembako kepada warga sekitar yang membutuhkan. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial warga madrasah kepada masyarakat sekitar. Sebagai sekolah Adiwiyata, kegiatan berbagi pada Syiar Ramadhan di MTs Negeri 2 Malang memperhatikan juga pengelolaan sampah plastik sekali pakai dengan menggunakan totebag sebagai pengganti tas kresek sebagai upaya untuk meminimalisir jumlah sampah plastik yang ditimbulkan.
Beberapa masjid yang menjadi lokasi kegiatan Syiar Ramadhan tahun ini antara lain:

  • Masjid Al Huda Drigu Poncokusumo pada hari pertama,
  • Masjid Attauhid Kemulan Turen pada hari kedua,
  • serta Masjid Baiturrohim Sanankerto Turen pada hari ketiga.
Kunjungan ke Panti Asuhan

Selain itu, sebagai bentuk kepedulian sosial yang lebih luas, pada 5 Februari 2026 juga telah dilaksanakan kegiatan santunan kepada anak-anak yatim di Panti Asuhan Tujuh Tangkai Pagedangan Turen serta bantuan kepada beberapa warga sekitar madrasah yang membutuhkan.

Ceramah Agama Nuzulul Quran

Rangkaian kegiatan Pondok Ramadhan ini kemudian ditutup dengan peringatan Nuzulul Qur’an yang diisi dengan pengajian oleh Ustadz Abdurrahman dari Malang. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Bahrul Ulum dan diikuti oleh seluruh warga madrasah dengan penuh antusias.

Melalui kegiatan Pondok Ramadhan ini, diharapkan para siswa MTs Negeri 2 Malang tidak hanya mendapatkan pemahaman keagamaan yang lebih mendalam, tetapi juga mampu menumbuhkan sikap peduli, berbagi, serta memperkuat akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari. Semangat Ramadhan pun terasa semakin hidup di lingkungan madrasah, menjadikan momen ini sebagai sarana pembinaan spiritual sekaligus penguatan karakter bagi seluruh siswa.(ESA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *