
Turen Kab. Malang (mtsn2malang) – Selasa, 9 September 2025 keluarga besar MTsN 2 Malang menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan penuh khidmat dan semarak. Dengan tema “Membangun generasi muda berprestasi dengan akhlak terpuji”, kegiatan ini menjadi momentum istimewa bagi seluruh warga madrasah untuk meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW serta mempererat ukhuwah di lingkungan warga madrasah.



Acara yang berlangsung di masjid besar Al Azhar Turen tersebut dimulai pukul 07.00 diawali dengan shalat dhuha bersama, dilanjutkan pembacaan sholawat/ maulid nabi oleh tim al banjari makhad Al Hikmah MTsN 2 Malang, setelah pembukaan acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al quran dan sambutan Plt. Kepala Madrasah, H. Ahmad Ali. Dan merupakan acara inti adalah Mauidhoh Hasanah yang disampaikan oleh KH. Kholili dari Pagak, Malang, serta acara penutup dengan doa.



Plt. Kepala MTsN 2 Malang dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi harus dijadikan momentum untuk menguatkan karakter peserta didik, terutama dalam meneladani nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, kepedulian, dan semangat menuntut ilmu. Rasulullah adalah teladan sempurna dalam seluruh aspek kehidupan. Semoga siswa-siswi MTsN 2 Malang bisa meneladani beliau dalam sikap, ucapan, maupun tindakan sehari-hari, sehingga kualitas pribadi meningkat jauh lebih baik, salah satumya dengan meningkatnya kualitas belajar sehingga lebih beprestasi lagi ungkapnya.



Sementara dalam tausiyahnya KH. Kholili menyampaikan antara lain tentang sejarah lahirnya nabi Muhammad pada tanggal 12 Rabiul Awal dan jumlah huruf pada lafadz Muhammad yang dikaitkan dengan perintah shalat wajib sejumlah 17 rakaat dalam sehari semalam, serta pentingnya mencari ilmu sebagai bekal kehidupan di dunia maupun akhirat. Peringatan Maulid Nabi kali ini hendaknya tidak hanya menjadi seremonial saja, tetapi juga sarana refleksi untuk memperbaiki diri sekaligus meningkatkan semangat berbagi.
Dalam acara ini semua siswa mengenakan busana muslim hijau polos dan sarung khas madrasah serta yang laki-laki memakai songkok nasional, yang biasa dipakai seragam setiap hari jumat. Demikian juga Bapak Guru/ Karyawan mengenakan busana putih bersarung dan memakai songkok nasional, dan Ibu Guru/ Karyawati juga menyesuaikan sehingga menambah semarak suasana serta menumbuhkan kecintaan terhadap budaya dan tradisi Islam di tanah air, serta setiap siswa disarankan membawa kotak bekal dan tumbler air untuk dikonsumsi setelah acara selesai.
Dengan digelarnya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, diharapkan seluruh warga madrasah dapat terus menebarkan energi positif, menumbuhkan semangat kebersamaan, dan menjadikan Rasulullah sebagai inspirasi utama dalam meraih kesuksesan dunia maupun akhirat.(ESA)
