Turen Kab. Malang (mtsn2malang) — MTs Negeri 2 Malang menerima kunjungan studi tiru dari MTs Negeri 7 Kediri pada Rabu (13/5/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk mempelajari secara langsung pelaksanaan pembelajaran Al-Qur’an dengan metode Qiroati yang telah diterapkan secara konsisten di MTs Negeri 2 Malang.
Rombongan dari MTs Negeri 7 Kediri berjumlah 15 orang, dipimpin langsung oleh Kepala MTs Negeri 7 Kediri, H. Ifa Hidayah, beserta Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bahasa Arab. Kehadiran mereka disambut hangat oleh Plt. Kepala MTs Negeri 2 Malang, H. Ahmad Ali, didampingi Ketua Program Qiroati, H. Istajib, beserta para Wakil Kepala Madrasah dan para Dewan Guru.



H. Ahmad Ali menyampaikan apresiasi atas kepercayaan MTs Negeri 7 Kediri yang memilih MTs Negeri 2 Malang sebagai tujuan studi tiru. Beliau berharap kegiatan ini menjadi sarana berbagi pengalaman dan praktik baik dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur’an di madrasah.
“Semoga kunjungan ini memberikan manfaat dan inspirasi bagi kedua belah pihak. Apa yang telah kami jalankan di MTs Negeri 2 Malang mudah-mudahan dapat menjadi referensi untuk pengembangan program pembelajaran Al-Qur’an di MTs Negeri 7 Kediri,” ujarnya.
Ketua Program Qiroati MTs Negeri 2 Malang, H. Istajib, menjelaskan bahwa program Qiroati di madrasah ini telah berjalan selama 12 tahun. Selama kurun waktu tersebut, program ini terus berkembang dan menjadi salah satu program unggulan madrasah dalam membentuk kemampuan peserta didik membaca Al-Qur’an dengan tartil, fasih, dan sesuai kaidah tajwid.
“Alhamdulillah, pelaksanaan program Qiroati di MTs Negeri 2 Malang selama 12 tahun ini mendapat dukungan penuh dari seluruh warga madrasah dan memberikan dampak positif terhadap kemampuan baca Al-Qur’an siswa,” terang H. Istajib.



Melalui kegiatan studi tiru ini, para peserta memperoleh informasi dan pengalaman langsung mengenai sistem pelaksanaan pembelajaran, strategi pengajaran, mekanisme evaluasi, serta manajemen program Qiroati di MTs Negeri 2 Malang. Hasil dari studi tiru ini diharapkan dapat menjadi bahan rujukan bagi MTs Negeri 7 Kediri untuk mengadopsi praktik-praktik terbaik yang sesuai dengan kondisi madrasah, sehingga kualitas baca tulis Al-Qur’an peserta didik semakin meningkat.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat, penuh semangat dan antusias. Dengan adanya kunjungan ini, terjalin silaturahmi dan sinergi yang semakin kuat antarmadrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan, khususnya dalam pembelajaran Al-Qur’an.(ESA)
